Welcome to my blog :)

rss
Memaparkan catatan dengan label ..mAdAh CinTa iLLaHi... Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label ..mAdAh CinTa iLLaHi... Papar semua catatan

Khamis, 26 Julai 2012

7 sYuRga




kumandangan cinta bergema hingga ke hati
lafaz lafaz asmara memanggil jiwa yang rapuh
rapuhnya aku kau maha tahu
pagi siang malam dunia yang ku tuju
saat kujatuh baru ku sadar kaulah segalanya
Tuhan ke angkat kedua tangan ku
sudikah kau menerima cintaku
berdarah darah akan ku tempuh
menggapai tarikat cintaMu
7 syurga pun aku tak pantas
menerima cinta dan ampunanMu
setinggi arasy-Mu seluas semesta cinta

Selasa, 25 Oktober 2011

Wahai... Pemilik nyawaku
Betapa lemah diriku ini
Berat ujian dariMu
Kupasrahkan semua padaMu

Tuhan... Baru ku sadar
Indah nikmat sehat itu
Tak pandai aku bersyukur
Kini kuharapkan cintaMu

Kata-kata cinta terucap indah
Mengalun berzikir di kidung doaku
Sakit yang kurasa biar jadi penawar dosaku
Butir-butir cinta air mataku
Teringat semua yang Kau beri untukku
Ampuni khilaf dan salah selama ini
Ya ilahi
Muhasabah cintaku...
Tuhan... Kuatkan aku
Lindungiku dari putus asa
Jika ku harus mati
Pertemukan aku denganMu





Ahad, 23 Januari 2011

..KuaTkAn HaTi iNi yA ALLAH..


Setiap pagi. Saat mata mula celik. Hanya senyum terukir. Kadang alpa mengucap hamdalah. Astaghfirullahalazim. Itu aku. Yang selalu lupa dan leka. Bukan semua. Harapnya.

Melihat mereka yang jauh di perantauan, kini sangat tabah menyusuri sebuah perjalanan baru di bumi asing. Mereka yang pernah menjadi sahabat dan akan selalu menjadi teman sepanjang perjalanan ini.

Melihat abang dan kakak yang pernah aku kenal suatu masa dahulu di medan dakwah. Kini sudah punya keluarga, sudah punya kerjaya dan berjaya. Bahagia. Melihat mereka, yang akan melangkah menuju dunia baru. Teruja. Aku mahu jadi seperti mereka. Yang gigih membawa nama Islam. Tidak kira tempat, masa dan waktu. Yang tidak pernah meletakkan definisi 'jemu' dalam ensiklopedia mereka.

Aku kagum dan bangga pada mereka. Sedang aku? Masih merangkak menuju dan mencari tempat ini seharusnya. Menjejak medan di mana harus aku tapaki. Aku punya azam. Yang utuh. Di sini. Dalam lubuk hati yang tidak kelihatan oleh siapa pun.

Dari suatu sudut, aku melihat mereka. Yang dulunya pernah hebat suatu ketika. Bicara tentang Islam dengan penuh gah. Bisa membisukan suara-suara manusia. Memekakkan telinga-telinga umat dengan kalimah Lailahaillallah Muhammadurrasulullah.

Tiba-tiba mereka hilang. Hanya tinggal bayang. Dan debu yang mengekori. Aku hanya mampu memerhati dari kejauhan. Mereka, rupanya lumpuh di pertengahan. Ke mana menghilang? Di mana mencari? Tiadakah jalan untuk ketemu dakwah itu? Perasaan ini, hampa dan sedih. Pada mereka yang dahulunya penuh dengan kobar dan semangat. Kini tidak lagi.
Bagaimana aku nanti? Adakah suatu masa nanti aku akan seperti mereka? Ketakutan pada diri. Lenyap hati, hilang jiwa dan mungkin roh ini sesat untuk dakwah pada Islam. Bagaimana aku seandainya itu yang tertulis dalam kitab takdir diri ini?

Tidak. Aku tidak mahu itu jadi seperti mereka. Aku masih mahu berada di sini. Untuk Islam. Untuk dakwah. Dan untuk ukhuwah.

Ya Rabb, izinkan aku menjauh dari takdir itu. Kerana aku tidak mahu selamanya roh ini tersesat.

Tuhan Yang Maha Mendengar,
Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui,
Tegarkan jiwa ini untuk berada pada jalan-Mu untuk selamanya,
Jangan biar diri ini tandus dimamah kekufuran,
Menjauh dari-Mu, meminggir dari-Mu,
Kuatkan hati ini wahai Tuhan
Kerana tiada siapa tahu kehidupan hamba-Mu ini nanti akhirnya melainkan hanya Engkau.

Khamis, 6 Januari 2011

..kU MiLik Mu..


Jauh ku tinggalkan kisah semalam
Jauh ku tinggalkan duka kelmarin
Kusut jiwa menyesakkan dada
Kecamuk hati ini tak pernah ku luah

Ketika Kau kurniakan
NikmatMu kepadaku
Terasa diri dlimpahi RahmatMu

Ku mohon Engkau pimpinlah kelemahan hati ini
Agar aku selalu di jalan RedhaMu
Tak putus memujiMu
Moga tak Kau biarkan dan lontarkan diriku
Bersama mereka yang di dalam kemurkaanMu

Tuhan kepadaMu aku meminta
Jangan Kau biarkan aku terleka
Dan tenggelam dalam nikmat dunia
Terlupa yang ku miliki semua milikMu

Hanyalah keikhlasan serta pengabdianku
Menjadi lafaz syukurku kepadaMu

Dan ku kembali padaMu Tuhan
Yang Menciptakan

Selasa, 26 Oktober 2010

C.I.N.T.A

CINTA adalah kekuatan 
yang mampu mengubah duri jadi mawar,
mengubah cuka jadi anggur,
mengubah sedih jadi riang,
mengubah amarah jadi ramah,
mengubah musibah jadi muhibbah,
itulah cinta..

Ayyatul Husna, KCB






Sekalipun CINTA telah ku uraikan,
dan kujelaskan panjang lebar,
namun jika cinta kudatangi,
aku jadi malu pada keteranganku sendiri…
meskipun lidahku telah mampu menguraikan,
namun tanpa lidah, cinta ternyata lebih terang..
sementara pena begitu tergesa-gesa menuliskannya..
kata-kata pecah berkeping-keping,
begitu sampai kepada cinta..
dalam menguraikan cinta,
akal terbaring tak berdaya,
bagaikan keldai terbaring dalam lumpur..
cinta sendirilah yang menerangkan cinta dan percintaan..

Ana Althofunnisa', KCB

Selasa, 12 Oktober 2010

..PaDaMu Ku BeRSujUd..

Ku menatap dalam kelam.
Tiada yang bisa kulihat.
Selain hanya namaMu, ya Allah.

Esok ataukah nanti.
Ampuni semua salahku.
Lindungi aku dari.
Segala fitnah.

Kau tempatku meminta.
Kau beriku bahagia.
Jadikan aku selamanya.
HambaMu yang selalu bertaubat.

Ampuniku ya Allah.
Yang sering melupakanMu.
Saat Kau limpahkan karuniaMu.
Dalam sunyi aku bersujud.

Esok ataukah nanti.
Ampuni semua salahku.
Lindungi aku dari.
Segala fitnah.

Kau tempatku meminta.
Kau beriku bahagia.
Jadikan aku selamanya.
HambaMu yang selalu bertaubat.

Ampuniku ya Allah.
Yang sering melupakanMu.
Saat Kau limpahkan karuniaMu.
Dalam sunyi aku bersujud.

Kau tempatku meminta.
Kau beriku bahagia.
Jadikan aku selamanya.
HambaMu yang selalu bertaubat.

Ampuniku ya Allah.
Yang sering melupakanMu.
Saat Kau limpahkan karuniaMu.
Dalam sunyi aku bersujud.
PadaMu.

Jumaat, 20 Ogos 2010

dOa QaLbU

Di malam penuh bintang
Di atas sajadah yang ku bentang
Sedu sedan sendiri
Mengadu pada Yang Maha Kuasa
Betapa naif diriku ini
hidup tanpa ingat pada-Mu
Urat nadi pun tahu aku hampa

Di malam penuh bintang
Di bawah sinar bulan purnama
Ku pasrahkan semua
Keluh dan kesah yang aku rasa
Sesak dadaku menangis pilu
Saat ku urai dosa-dosaku
Dihadapan-Mu ku tiada artinya

Doa qalbu tak bisa aku bendung
Deras bak hujan di gurun sahara
Hatiku yang gersang
Terasa oh tenteram

Hanya Engkau yang tahu siapa aku
Tetapkanlah seperti malam ini
Sucikan diriku
Selama-lamanya

Di malam penuh bintang
Di atas sajadah yang ku bentang
Sedu sedan sendiri
Mengadu pada Yang Maha Kuasa

Betapa naif diriku ini
hidup tanpa ingat pada-Mu
Urat nadipun tahu aku hampa

Doa qalbu tak bisa aku bendung
Deras bak hujan di gurun sahara
Hatiku yang gersang
Terasa oh tenteram

Hanya Engkau yang tahu siapa aku
Tetapkanlah seperti malam ini
Sucikan diriku
Selama-lamanya
Doa qalbuku

Selasa, 13 Julai 2010

..cUkuP ALLAH bAgi Ku..

barang siapa inginkan SAHABAT..
cukup ALLAH sebagai sahabat..

barang siapa inginkan PENDAMPING...
cukuplah AL-QURAN sebagai pendamping dan PENGHIBUR..

dan barang siapa inginkan PERINGATAN..
cukuplah MATI sebagai peringatan..

Isnin, 28 Jun 2010

nAsIhATi diRi iNi ya ALLAH

selalu benar kau manjakan matamu memandang keindahan,
kelak kau mudah menjadi pelupa...
selalukanlah pujuk matamu memandang kedhaifan,
kelak kau akan menjadi pengingat...

Isnin, 12 April 2010

aKu HaNya HaMbaMu

Biar berlingan air mata
Ku takkan hentikannya
Biarkan ia menyemuh luka
Hilanglah rasa duka

Tidak ku termampu merentasi liku-liku
Oh ku mampu menghadapi semua itu
Oh sungguh ku tak upaya

Jangan dibiarkan jerih perih kehidupan
Bisa meleraikan iman
Kan hancur semuanya

Walaupun menitis air mata darah
Tak bisa merubah segalanya
Melainkan taubat nasuha
Mogakan diterima

Namun ku percaya
Masih ada kesudahannya
kerana Allah itu
Maha kaya maha mendengar rintihan hamba-hambanya
kerana sesiapa bertaqwa kepadanya
Pati akan ada jalan keluarnya

Rezeki yang tidak disangka-sangka
Cukup Allah baginya
Berkuasa segala-galanya
Terima seadanya


Rabu, 24 Mac 2010

..mAsiH DisiNi... DaN TerUs DisiNi..

nyawaku..jasadku adalah milikMu
hatiku..jiwaku adalah milikMu
hidupku..matiku juga adalah milikMu
kerana itu perjuanganku untuk Mu
biar aku hanya si penarik beca yang dihina
aku tetap cintakanMU
ya ALLAH
biar aku hanya si penyair yang terluka
aku tetap citakanMU
ya ALLAH
biar pun aku hanya seorang yang tiada upaya
aku tetap cintakanMU
ya ALLAH
biar seluruh isi dunia membenciku
namun aku tak sangup aku dimurkai Mu
biar aku tinggal dalam teratak usang
membongkok menoreh getah diwaktu subuh
menyemai padi di bendang yang hening
menjala ikan dilubuk yang dalam
aku tidak kisah ya ALLAH
andai aku masih lagi berjuang untuk Mu
itu telah cukup bagiku
cukup ENGKAU bagiku
tiada lain dihati ini
kekalkanlah hatiku
biarkan aku terus begini
masih disini
dan terus begini..

dEngArkAn